Universitas Republik Indonesia, Investasi SDM atau Beban APBN? | Head to Head
CNN Indonesia • 122.3K views • 1d ago
Description
Pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Prof. Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur. Pemerintah menyebut URI dibentuk untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan calon pemimpin bangsa sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Namun, kehadiran URI memunculkan beragam pertanyaan. Di tengah keberadaan ribuan perguruan tinggi, sekolah kedinasan, hingga lembaga pengembangan kepemimpinan yang telah ada, sejumlah akademisi mempertanyakan urgensi dan dasar hukum pembentukan institusi baru tersebut.
Rencana pembangunan kampus serta penggunaan anggaran negara untuk penyelenggaraan URI juga memunculkan perdebatan mengenai efektivitas dan prioritas belanja negara, di tengah berbagai kebutuhan pendidikan yang dinilai masih memerlukan perhatian.
Komisi X DPR RI pun berencana meminta penjelasan pemerintah mengenai landasan hukum, tata kelola, sumber pendanaan, serta arah pengembangan URI.
Lantas, benarkah Indonesia membutuhkan Universitas Republik Indonesia? Apakah URI merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan, atau justru tujuan tersebut dapat dicapai dengan memperkuat institusi pendidikan yang telah ada tanpa menambah beban anggaran negara?
Saksikan Head to Head with Elvira
Universitas Republik Indonesia, Investasi SDM atau Beban APBN?
Rabu, 29 Juli 2026 | 20.30 WIB | CNN Indonesia
Website: www.cnnindonesia.com
Instagram: https://instagram.com/cnnindonesia
Twitter: https://twitter.com/cnniddaily
TikTok: https://www.tiktok.com/@cnnindonesia
Spotify: CNN Indonesia