Tinggalkan Jabatan Tinggi & Gaji Besar, Kini Jadi Raja Flagship Killer! Kisah Pete Lau & OnePlus
Kurikulum Saham Indonesia • 44.5K views • 3d ago
Description
Tinggalkan Jabatan Tinggi & Gaji Besar, Kini Jadi Raja Flagship Killer! Kisah Pete Lau & OnePlus
Siapa yang tidak mengenal OnePlus, brand smartphone yang dijuluki "Flagship Killer" karena menawarkan spesifikasi setara merek mahal dengan harga yang jauh lebih terjangkau? Namun, tahukah Anda bahwa di balik fenomena global ini, ada seorang pria yang rela meninggalkan posisi tinggi dan gaji besar untuk memulai semuanya dari nol bersama tim hanya 6 orang? Pete Lau lahir di Hubei, China, pada 5 Mei 1975. Ia memulai kariernya di Oppo sebagai engineer, naik terus hingga menjadi Vice President. Ia dikenal sebagai perfeksionis yang bahkan pernah menghancurkan hardware karena tidak puas dengan kualitasnya.
Setelah lebih dari 10 tahun di Oppo, Pete Lau melihat sebuah masalah: ponsel hanya memiliki dua pilihan—murah tapi jelek, atau mahal. Orang-orang hanya bisa menerima pilihan itu. Pada 2013, di usia 38 tahun, ia memutuskan keluar dan mendirikan OnePlus bersama Carl Pei, dengan tim awal hanya 6 orang, tanpa pabrik, dan modal terbatas. Strateginya berbeda: menjual online, menekan biaya, dan fokus pada kualitas tinggi dengan harga rendah. Pada 2014, OnePlus One dirilis dengan harga $299-349, spek setara flagship mahal, dan terjual hampir 1 juta unit di tahun pertama. Pete Lau membuktikan bahwa Anda tidak perlu menjadi raksasa untuk mengalahkan raksasa—yang terpenting adalah value yang Anda berikan kepada dunia.
PeteLau OnePlus OnePlusOne FlagshipKiller KisahInspiratif Smartphone Oppo CarlPei NeverSettle TechEntrepreneur Startup DariNol Inovasi HargaTerjangkau KualitasTinggi