Saksi Kata | Niatnya Healing Naik Gunung, Rizki Malah Jadi Saksi Tragedi
Tribun Timur • 151.5K views • 16h ago
Description
tribuntimur tribunviral pesawatjatuh atr42500 viral news Tragedi kecelakaanpesawat pesawathilang
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM - PANGKEP - Sabtu (17/1/2026) menjadi hari yang takkan dilupakan Resky pendaki asal Coppeng-coppeng, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.
Pasalnya, pemuda berusia 20 tahun itu menjadi saksi mata insiden kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulu Saraung.
Resky bahkan sempat mengabadikan sejumlah video yang memperlihatkan dokumen serta puing-puing pesawat yang terbakar di puncak gunung menggunakan ponselnya.
Peristiwa itu bermula saat Resky bersama rekannya, Muslimin (18), berangkat mendaki Gunung Bulu Saraung sekitar pukul 10.00 Wita.
Keduanya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mencapai puncak gunung dengan ketinggian 1.353 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Sekitar pukul 12.00 Wita, mereka tiba di puncak dan langsung mengabadikan momen dengan berfoto di beberapa titik.
Usai berfoto, keduanya kemudian duduk bersantai menikmati pemandangan dari ketinggian.
Tak lama berselang, suara pesawat terdengar sangat jelas dari arah langit di sekitar lokasi mereka berada.
Awalnya, Resky mengira suara tersebut berasal dari pesawat yang melintas jauh di atas gunung.
Namun, suara itu semakin lama semakin dekat hingga akhirnya disertai ledakan keras.
“Saya kira pesawat dari jauh, tapi suaranya makin mendekat. Tiba-tiba saya lihat ada ledakan, disertai api dan asap di puncak,” ujar Resky saat ditemui di kediamannya.
Pemuda lulusan DDI Tobarakka, Siwa mengungkapkan, saat kejadian cuaca di puncak gunung sedang buruk, kabut tebal menutupi jarak pandang dan angin berhembus kencang.
Kondisi tersebut membuat badan pesawat tidak terlihat jelas, namun cahaya api dan asap hitam pekat tampak jelas dari lokasi ledakan.
“Pesawatnya tidak begitu terlihat karena berkabut dan angin kencang. Yang terlihat hanya api,” katanya.
Resky memperkirakan jaraknya dari titik ledakan hanya sekitar 50 hingga 100 meter.
Usai ledakan, sejumlah dokumen dan serpihan fiber pesawat beterbangan hingga ke puncak gunung.
Ia bahkan nyaris terkena serpihan fiber yang terbakar jika tidak segera ditarik oleh rekannya.
“Saya lihat dokumen-dokumen, lambang, dan fiber berhamburan. Saya hampir terkena serpihan fiber yang terbakar,” ujarnya.
Beruntung, Muslimin dengan sigap menarik Resky untuk bersembunyi di balik batu besar.
“Teman saya refleks langsung menarik saya untuk bersembunyi di balik batu,” bebernya.
Resky yang diketahui bekerja sebagai petambak dan hobi mendaki gunung itu mengatakan, dari banyaknya benda yang berserakan, ia hanya membawa dua dokumen turun ke basecamp.
“Sebenarnya banyak barang, tapi hanya dua dokumen yang saya bawa turun, ada yang berbahasa Inggris dan logo,” jelasnya.
Saat turun melalui jalur pendakian, Resky juga menemukan sejumlah dokumen lain yang berceceran di sepanjang jalur.
Selain itu, rombongan pendaki lain berjumlah empat orang juga menemukan sebuah peta berukuran cukup besar berbahan mirip plastik vinyl.
“Di jalur pendakian juga ada kertas-kertas berceceran. Untuk peta yang ditemukan pendaki lain, juga dibawa turun,” sebutnya.
Di basecamp, awalnya tidak ada yang mengetahui adanya pesawat jatuh, selain dirinya dan Muslimin.
Pendaki lain yang datang belakangan pun tidak menyaksikan langsung insiden tersebut karena tiba setelah kejadian.
Ia mengaku peristiwa tersebut terasa seperti mimpi baginya.
“Saya baru lihat informasinya setelah turun. Rasanya seperti mimpi,” pungkasnya.
Sumber foto : Nurul
Caption : PESAWAT HILANG - Resky pendaki asal Coppeng-coppeng, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep. Pemuda berusia 20 tahun itu menjadi saksi mata insiden kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulu Saraung
Reporter: Nurul Hidayah
Narator: Rasni Gani
Editor Video: Ahmad Faiz Faqih
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur