Alumni MDIS Bongkar Fakta soal Ijazah Wapres Gibran di Singapura, Tersinggung & Kesal Kampus Dihina
Tribunnews • 516.0K views • 3d ago
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Alumni Management Development Institute of Singapore (MDIS), Dian Hunafa, mengaku tersinggung dengan ramainya kritik terhadap institusi pendidikan tempatnya menempuh studi.
Sorotan terhadap MDIS mencuat di tengah polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bergulir hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam perkara tersebut, MK mengeluarkan putusan terkait gugatan yang mempersoalkan persyaratan pendidikan Gibran dalam pencalonannya sebagai wakil presiden.
Dian menilai, sorotan terhadap MDIS belakangan ini turut merendahkan perjuangan para alumni yang telah menjalani proses pendidikan di institusi tersebut.
“Semua orang tuh sekarang tertuju ke MDIS yang dihina. MDIS, sebagai alumni tentu saya agak tersinggung, kita ada perjuangan di situ,” ujar Dian.
Ia juga menyoroti maraknya narasi yang dinilai berupaya merendahkan martabat seseorang hingga mendorong masyarakat untuk membencinya.
“Begitu banyak fitnah, dan usaha, upaya untuk merendahkan martabat seseorang, supaya mengajak masyarakat untuk membenci satu orang. Ini kan sangat-sangat tidak bijaksana hal seperti ini,” katanya.
Selain itu, Dian turut menanggapi frasa “tidak ditemukan ijazah setara SMA” yang menjadi sorotan dalam polemik pendidikan Gibran di MK.
Menurut Dian, frasa tersebut perlu dipahami secara cermat karena sistem pendidikan di Singapura berbeda dengan Indonesia.
“Tapi ada kata-kata tidak ditemukan ijazah setara SMA. Agak ambigu, ya. Karena tidak ditemukan ijazah setara SMA, karena di Singapura sendiri memang tidak ada SMA,” ucapnya.
Pernyataan Dian tersebut disampaikan berdasarkan pandangannya sebagai alumni MDIS. (Tribun-Video.com)
Program: Saksi Kata
Host: Nila Irda
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman